CERITA TANTRI DALAM NARASI SENI RUPA
ISBN : …………………..
Penulis :
I Ketut Supir
Editor –
Penerbit : Undiksha Press
Redaksi :
Jalan Udayana, Nomor 11 Singaraja, Bali Telp/Faks. : (0362) 26327
Kode Pos : 81116
Email : undiksha-press@undiksha.ac.id
Hak cipta dilindungi undang-undang. Dilarang keras menerjemahkan, memfotokopi, atau memperbanyak sebagian atau seluruh isi buku ini tanpa izin tertulis dari Penerbit atau Penulis.
| Cerita Tantri dimuat dalam bentuk karya sastra, khususnya dalam bentuk kidung Tantri koleksi Gedong Kirtya. Kidung Tantri yang dipilih sebagai sumber utama dan didukung oleh sumber-sumber lainnya berupa buku dan jurnal. Karya satra ini dijadikan sebagai sumber dalam membaca cerita Tantri dalam narasi seni rupa. Dalam membaca cerita Tantri karya seni yang menggunakan bahasa verbal dan bahasa visual sangat berbeda. Hal ini tidak lepas dari perbedaan unsur-unsur dan kaidah yang dimiliki dalam bahasa verbal dan bahasa visual. Dengan adanya cerita Tantri yang disampaikan menggunakan bahasa verbal dan bahasa visual menunjukkan bahwa penyampaian cerita Tantri menggunakan media dan bahasa yang beragam. Salah satu tujuannya adalah agar pesan yang dikandung dalam cerita Tantri mudah dipahami, baik oleh masyarakat melek huruf dan buta huruf.
Berbagai jenis karya seni rupa yang menggambarkan cerita Tantri dan ditampilkan dengan cara ungkap berbeda-beda. Dalam memvisualisasikan cerita Tantri, perupa berpedoman pada pakem tradisional dan berdasarkan ekspresinya sendiri. Masing-masing visualisasi cerita Tantri menampilkan keunikannya sendiri-sendiri. Selain itu cara perupa memilih adegan cerita Tantri juga beragama berdasarkan pada keterampilan yang dimilikinya. |




